FortVault mengunci kata sandi akun, kartu bank, catatan rahasia, hingga lampiran foto, file, dan video dokumen langsung di perangkat Anda sebelum disimpan. Tanpa kunci utama di server, seluruh data Anda 100% terlindungi dan tidak bisa diintip oleh siapa pun — bahkan oleh tim pengelola sekalipun.
Data Anda dikunci rapat di browser/HP Anda sebelum dikirim. Teks asli tidak pernah bocor atau terbaca di jaringan internet.
Server kami menerapkan sistem Zero-Knowledge; database hanya menyimpan data acak (ciphertext). Tidak ada kunci cadangan di server untuk membuka brankas Anda.
Dapatkan lembar kunci darurat untuk memulihkan akun kapan saja jika lupa password, tanpa perlu bergantung pada bantuan pihak ketiga.
Ketik teks rahasia dan kata sandi di bawah. Amati bagaimana browser Anda mengeksekusi derivasi kunci dan menghasilkan ciphertext acak sebelum data disimpan.
Transparansi penuh atas ketahanan kriptografis FortVault terhadap berbagai skenario serangan nyata.
Peretas hanya memperoleh ciphertext AES-256-GCM dengan salt kriptografis dan derivasi PBKDF2 600.000 iterasi. Dengan panjang password yang memadai, komputasi brute-force atas PBKDF2 600.000 iterasi menjadi tidak layak secara ekonomi dan waktu (computationally infeasible).
Setiap fitur beroperasi di atas prinsip *zero-trust*: data Anda hanya didekripsi saat Anda memasukkan kredensial di perangkat Anda sendiri.
Akun login, kartu pembayaran, secure notes, credential server SSH, hingga foto lampiran terenkripsi penuh.
Buka brankas instan dengan Touch ID, Windows Hello, atau Face ID melalui protokol WebAuthn terisolasi.
Otentikasi lapis kedua menggunakan aplikasi authenticator standar dengan perlindungan step consumption untuk mencegah serangan token replay.
Tautan sekali baca dengan kunci dekripsi yang hanya tersimpan di URL hash fragment (#key). Server hanya bertindak sebagai media transit ciphertext.
Audit kredensial secara aman terhadap basis data kebocoran publik tanpa pernah mengirimkan kata sandi atau full hash ke pihak luar.
Kunci pemulihan darurat terenkripsi untuk membuka brankas jika lupa password, tanpa membutuhkan reset email.
Pantau daftar browser aktif, IP, dan histori akses secara transparan. Cabut akses perangkat tak dikenal dalam 1 klik.
Snapshot terenkripsi tersimpan aman di perangkat. Brankas tetap bisa dibaca saat koneksi internet terputus.
Data Anda tetap terlindungi. Seluruh item telah dienkripsi dengan AES-256-GCM di perangkat Anda sebelum dikirim. Penyerang yang mengakses database hanya mendapatkan ciphertext biner tanpa kunci dekripsi, sehingga secara komputasi tidak layak (computationally infeasible) untuk di-bruteforce tanpa Master Password Anda.
Anda dapat memulihkan brankas secara mandiri menggunakan dokumen Emergency Kit (Recovery Key) yang diunduh saat registrasi. Karena ketiadaan backdoor atau master key di sisi server, jika Master Password dan Emergency Kit hilang, data tidak dapat didekripsi oleh siapa pun termasuk tim pengembang FortVault.
Sama sekali tidak. FortVault tidak menyematkan pelacak analitik pihak ketiga, tidak memiliki tracker iklan, dan menerapkan kepatuhan penuh terhadap prinsip perlindungan data pribadi dan privasi digital.
Ya. Setiap perubahan item akan dienkripsi ulang di perangkat lokal, kemudian ciphertext terbaru disinkronkan ke server untuk diteruskan ke seluruh perangkat Anda yang terdaftar.
Tanpa langganan bulanan, tanpa pelacak data, 100% Zero-Knowledge. Cukup masukkan email dan tentukan Master Password lokal Anda.